Dariku, masa depanmu


Dari Ku, Masa depan mu.

Hai kamu? Bagaimana kabarmu hari ini? Adakah cerita yang ingin kau bagi denganku malam ini? Jika tidak ada, beristirahatlah sejenak ‘tuk sekedar mengistirahatkan badan mu yang lelah itu. Lepaskan segala penat pada fikiran mu malam ini. Bersantai disofa yang dekat dengan jendela, ditemani dengan secangkir teh hangat mungkin akan sedikit membantu. Cobalah sesekali melihat keluar jendela, cuaca nya begitu cerah bukan? Angin, Bulan, Bintang, dan binatang binatang malam begitu sangat khas nya menyapa kita. Dan cobalah kamu pandang rembulan dan bintang. Lihatlah mereka, mereka selalu ada untukmu. Baik bukan?  Pernahkah terpikir olehmu untuk berbincang dengan nya? atau cuma sekedar ‘tuk menyapa? Hmm..
Renungkanlah itu duhai kasih, dikala malam menjelang, rembulan dan bintang lah yang menemani langkah malam mu. Rembulan terus berputar, walau tak pernah sedetik pun kau menoleh kepadanya. Namun ingatlah,  suatu saat rembulan juga akan berhenti menemani mu. Dan bintang - bintang juga akan ikut menghilang, kala kau dengar suara kokok ayam jantan mu. Saat itu lah dimana kamu akan tersadar, bahwa hanya tinggal kamu seorang diri. Rembulan, bintang, dan juga hewan malam sudah beranjak pergi meninggalkanmu sejak saat kamu mulai terlelap bersama dengan bumi kecil mu.itu. Tidak ada lagi yang menemanimu, hanya ada cangkir teh bekas semalam saja yang masih tergeletak di meja(itu pun sudah habis tak tersisa). 
Kini, sesosok baru hadir dalam kehidupan mu, ~Ya! Mentari~. Lebih gagah dari rembulan semalam. Memberikan manfaat yang begitu besar dalam kehidupan. Dan pasti nya, ia siap menerangi hari - hari mu. Sekarang.. ini waktunya kamu untuk bangun dan bersiap. Ada mimpi yang mesti kau gapai hari ini. Jalani hari mu dengan penuh semangat, karena ada orang yang jauh disana turut berjuang bersama mu, ya aku lah orang itu. Aku akan selalu menantimu, menanti di ujung pelabuhan ini. Tempat dimana kasih sayang ku padamu berlabuh. Bergegaslah kemari kasih, hampiri dan peluklah aku. Aku berharap engkau ‘kan datang menjawab genggaman tanganku nanti, dan ikut menemani ku pergi berlayar. Kita hadapi ganasnya ombak dilautan bersama - sama. Kita buktikan kalau cinta kita ini sekuat batu karang, dan sedalam samudera. Dan percayalah tak ada yang dapat memisahkan kita, jika kita terus bersama. Bukan raga yang ku maksud, tapi hati lah yang semesti nya selalu bersama. Karena sekuat apa pun hantaman ombak yang datang, kapal sekecil apapun tak akan dapat hancur bila terbuat dari kayu(bahan) yang kokoh.
Terakhir, aku hanya berpesan kepadamu ‘tuk jagalah selalu hati mu hanya untukku. Dan cepatlah kemari, hampiri aku. Aku selalu menunggu kedatangan mu itu.
Teruntuk kamu, dimanapun, kapanpun, dan siapapun kamu. Dariku, masa depan mu.


Komentar

Blog Sahabat

Postingan Populer